Latest Post
01.17
INILAH HAL YANG TIDAK KITA SADARI KETIKA SAKIT
Dalam sabda Rasulullah SAW yang diriwayatkan oleh Abu Imamah al Bahili: "Apabila seorang hamba yang beriman menderita sakit, maka Allah memerintahkan kepada para malaikat agar menulis perbuatan yang terbaik yang dikerjakan hamba mukmin itu pada saat sehat dan pada saat waktu senangnya."
Tak perlu Anda bersedih dalam sakit karena itu adalah ujian dalam ibadah Anda. Salah satu bukti kasih sayang-NYA adalah, Tuhan mengutus 4 malaikat untuk selalu menjaga kita dalam sakit.
"Apabila seorang hamba mukmin sakit, maka Allah mengutus 4 malaikat untuk datang padanya."
Allah memerintahkan :
1. Malaikat pertama untuk mengambil kekuatannya sehingga menjadi lemah.
2. Malaikat kedua untuk mengambil rasa lezatnya makanan dari mulutnya
3. Malaikat ketiga untuk mengambil cahaya terang di wajahnya sehingga berubahlah wajah si sakit menjadi pucat pasi.
4. Malaikat keempat untuk mengambil semua dosanya , maka berubahlah si sakit menjadi suci dari dosa.
Tatkala Allah akan menyembuhkan hamba mukmin itu, Allah memerintahkan kepada malaikat 1, 2 dan 3 untuk mengembalikan kekuatannya, rasa lezat, dan cahaya di wajah sang hamba.
Namun untuk malaikat ke 4 , Allah tidak memerintahkan untuk mengembalikan dosa2nya kepada hamba mukmin. Maka bersujudlah para malaikat itu kepada Allah seraya berkata : "Ya Allah mengapa dosa2 ini tidak Engkau kembalikan?"
Allah menjawab: "Tidak baik bagi kemuliaan-Ku jika Aku mengembalikan dosa2nya setelah Aku menyulitkan keadaan dirinya ketika sakit. Pergilah dan buanglah dosa2 tersebut ke dalam laut."
Dengan ini, maka kelak si sakit itu berangkat ke alam akhirat dan keluar dari dunia dalam keadaan suci dari dosa sebagaimana sabda Rasulullah SAW : "Sakit panas dalam sehari semalam, dapat menghilangkan dosa selama setahun."
Tak perlu Anda bersedih dalam sakit karena itu adalah ujian dalam ibadah Anda. Salah satu bukti kasih sayang-NYA adalah, Tuhan mengutus 4 malaikat untuk selalu menjaga kita dalam sakit.
"Apabila seorang hamba mukmin sakit, maka Allah mengutus 4 malaikat untuk datang padanya."
Allah memerintahkan :
1. Malaikat pertama untuk mengambil kekuatannya sehingga menjadi lemah.
2. Malaikat kedua untuk mengambil rasa lezatnya makanan dari mulutnya
3. Malaikat ketiga untuk mengambil cahaya terang di wajahnya sehingga berubahlah wajah si sakit menjadi pucat pasi.
4. Malaikat keempat untuk mengambil semua dosanya , maka berubahlah si sakit menjadi suci dari dosa.
Tatkala Allah akan menyembuhkan hamba mukmin itu, Allah memerintahkan kepada malaikat 1, 2 dan 3 untuk mengembalikan kekuatannya, rasa lezat, dan cahaya di wajah sang hamba.
Namun untuk malaikat ke 4 , Allah tidak memerintahkan untuk mengembalikan dosa2nya kepada hamba mukmin. Maka bersujudlah para malaikat itu kepada Allah seraya berkata : "Ya Allah mengapa dosa2 ini tidak Engkau kembalikan?"
Allah menjawab: "Tidak baik bagi kemuliaan-Ku jika Aku mengembalikan dosa2nya setelah Aku menyulitkan keadaan dirinya ketika sakit. Pergilah dan buanglah dosa2 tersebut ke dalam laut."
Dengan ini, maka kelak si sakit itu berangkat ke alam akhirat dan keluar dari dunia dalam keadaan suci dari dosa sebagaimana sabda Rasulullah SAW : "Sakit panas dalam sehari semalam, dapat menghilangkan dosa selama setahun."
Label:
renungan
18.29
AWAL PERTEMUAN NABI KHIDIR DAN TIRMIDZI
Kisah islamiah sore dengan Kisah Nabi Khidir as.
Nabi Khidir as merupakan salah seorang nabi yang memiliki rahasia yang hanya Allah SWT saja yang mengetahuinya secara persis.
Pada kesempatan kali ini, admin kisah islamiah akan sedikit menceritakan bagaimana sebenarnya awal pertemuan antara Nabi Khidir as dan ulama terkenal at-Tirmidzi.
Kisahnya. Pada suatu kesempatan, Muhammad bin Ali at-Tirmidzi bersama dengan dua orang lainnya bertekad untuk melakukan pengembaraan mencari ilmu. Namun, ketika mereka hendak berangkat, jadi sedihlah hati ibunya. "Wahai buah hati ibu," kata sang ibu.
"Aku adalah seorang perempuan yang sudah tua dan lemah. Bila ananda pergi, maka tak ada lagi seorang pun yang ibunda punyai di atas dunia ini. Selama ini anandalah tempat ibu bersandar, kepada siapakah ananda menitipkan ibunda yang sebatang kara dan lemah ini?" tutur ibundanya. Kata-kata itu menggoyahkan semangat Tirmidzi, dan akhirnya ia membatalkan niatnya. Sementara kedua sahabatnya tetap berangkat mengembara mencari ilmu. Pada suatu hari, Tirmidzi duduk di sebuah pemakaman meratapi nasibnya. "Di sinilah aku, tak ada yang peduli kepadku yang bodoh ini," guman Tirmidzi.
Sedangkan dua sahabtanya tadi hanya akan kembali sebagai orang-orang yang terpelajar dan berbeda dari sebelumnya.Bertemu Orang Tua di Pemakaman. Tiba-tiba saja muncullah seorang tua dengan wajah berseri menegur Tirmidzi. "Nak...mengapakah engkau menangis?" tanya orang tua itu.
Akhirnya Tirmidzi menceritakan segala keluh kesahnya selama ini. "Maukah engkau menerima pelajaran dariku setiap hari sehingga engkau dapat melampau batas kedua sahabatmu itu dalam waktu yang singkat?" tanya orang tua itu. "Aku bersedia," jawab Tirmidzi. Maka setiap haru orang tua itu memberikan pelajaran kepada Tirmidzi. Setelah 3 tahun berlalu, barulah Tirmidzi menyadari bahwa sesungguhnya orang tua itu adalah Nabi Khidir as. Tirmidzi memperoleh keberuntungan yang seperti itu karena telah berbakti kepada ibundanya. Itulah sedikit kisahnya, bayangkan kawand dalam waktu tempo tiga tahun barulah disadari Syeikh Tirmidzi kalau sebenarnya orang tua tersebut adalah Nabi Khidir as.
Pada kesempatan kali ini, admin kisah islamiah akan sedikit menceritakan bagaimana sebenarnya awal pertemuan antara Nabi Khidir as dan ulama terkenal at-Tirmidzi.
Kisahnya. Pada suatu kesempatan, Muhammad bin Ali at-Tirmidzi bersama dengan dua orang lainnya bertekad untuk melakukan pengembaraan mencari ilmu. Namun, ketika mereka hendak berangkat, jadi sedihlah hati ibunya. "Wahai buah hati ibu," kata sang ibu.
"Aku adalah seorang perempuan yang sudah tua dan lemah. Bila ananda pergi, maka tak ada lagi seorang pun yang ibunda punyai di atas dunia ini. Selama ini anandalah tempat ibu bersandar, kepada siapakah ananda menitipkan ibunda yang sebatang kara dan lemah ini?" tutur ibundanya. Kata-kata itu menggoyahkan semangat Tirmidzi, dan akhirnya ia membatalkan niatnya. Sementara kedua sahabatnya tetap berangkat mengembara mencari ilmu. Pada suatu hari, Tirmidzi duduk di sebuah pemakaman meratapi nasibnya. "Di sinilah aku, tak ada yang peduli kepadku yang bodoh ini," guman Tirmidzi.
Sedangkan dua sahabtanya tadi hanya akan kembali sebagai orang-orang yang terpelajar dan berbeda dari sebelumnya.Bertemu Orang Tua di Pemakaman. Tiba-tiba saja muncullah seorang tua dengan wajah berseri menegur Tirmidzi. "Nak...mengapakah engkau menangis?" tanya orang tua itu.
Akhirnya Tirmidzi menceritakan segala keluh kesahnya selama ini. "Maukah engkau menerima pelajaran dariku setiap hari sehingga engkau dapat melampau batas kedua sahabatmu itu dalam waktu yang singkat?" tanya orang tua itu. "Aku bersedia," jawab Tirmidzi. Maka setiap haru orang tua itu memberikan pelajaran kepada Tirmidzi. Setelah 3 tahun berlalu, barulah Tirmidzi menyadari bahwa sesungguhnya orang tua itu adalah Nabi Khidir as. Tirmidzi memperoleh keberuntungan yang seperti itu karena telah berbakti kepada ibundanya. Itulah sedikit kisahnya, bayangkan kawand dalam waktu tempo tiga tahun barulah disadari Syeikh Tirmidzi kalau sebenarnya orang tua tersebut adalah Nabi Khidir as.
Label:
kisah nabi
18.25
BEBERAPA NAMA KHIDIR DAN KELEBIHANNYA
Kisah Islamiah malam dengan Kisah Nabi Khidir as.
Siapa yang tak pernah dengar tentang keunikan Nabi Khidir as, pastinya semua pernah mendengarnya kan. Kisahnya. Asal nama
Khidir dan beberapa kelebihannya. Ada orang yang memanggilnya Khadir, Al-Khadir atau Al-Khidir. Sesungguhnya nama ini diidentikkan dengan nama Allah SWT yang menyerupai malaikat.
Bisa diungkapkan sebagian orang kalau ia berkenan, walaupun tidak semudah siapa yang menginginkan pertemuan dengannya. Untuk itu, mari kita lihat beberapa riwayat yang menceritakan tentang Nabi Khidir as berikut ini.
Sementara itu, Ibnu Asakir dan sahabat-sahabatnya meriwayatkan, bahwa hamba Allah yang satu ini digelari "Khidir" karena perubahan warna di sekitarnya menjadi kehijauan bila ia sedang shalat di suatu tempat.
Sahabat Nabi yang bernama Ikrimah meriwayatkan yang serupa kepada Ibnu Abi Hatim. Berkata Ikrimah, "Dia digelari Khidir karena bila dia duduk di suatu tempat maka cahaya di sekitar tempat itu akan berubah menjadi kehijauan.
Mungkin karena pakaiannya yang berwarna hijau." Berkata As-Sayyidi, "Apabila Khidir berdiri di atas suatu tanah lapang yan gersang,
maka dimana kakinya berpijak akan ditumbuhi rumput yang masih hijau hingga menutupi kedua telapak kakinya. Hal ini terjadi karena kebaikan pribadinya."
Hal serupa diriwayatkan oleh Imam Bukhari dari Rasulullah SAW bahwa jika Khidir duduk di atas tumpukan jerami yang telah kering, maka jerami tersebut akan menjadi hijau kembali. Bukan main kepribadian yang beliau miliki ini. Wallahu A'lam..
Siapa yang tak pernah dengar tentang keunikan Nabi Khidir as, pastinya semua pernah mendengarnya kan. Kisahnya. Asal nama
Khidir dan beberapa kelebihannya. Ada orang yang memanggilnya Khadir, Al-Khadir atau Al-Khidir. Sesungguhnya nama ini diidentikkan dengan nama Allah SWT yang menyerupai malaikat.
Bisa diungkapkan sebagian orang kalau ia berkenan, walaupun tidak semudah siapa yang menginginkan pertemuan dengannya. Untuk itu, mari kita lihat beberapa riwayat yang menceritakan tentang Nabi Khidir as berikut ini.
Sementara itu, Ibnu Asakir dan sahabat-sahabatnya meriwayatkan, bahwa hamba Allah yang satu ini digelari "Khidir" karena perubahan warna di sekitarnya menjadi kehijauan bila ia sedang shalat di suatu tempat.
Sahabat Nabi yang bernama Ikrimah meriwayatkan yang serupa kepada Ibnu Abi Hatim. Berkata Ikrimah, "Dia digelari Khidir karena bila dia duduk di suatu tempat maka cahaya di sekitar tempat itu akan berubah menjadi kehijauan.
Mungkin karena pakaiannya yang berwarna hijau." Berkata As-Sayyidi, "Apabila Khidir berdiri di atas suatu tanah lapang yan gersang,
maka dimana kakinya berpijak akan ditumbuhi rumput yang masih hijau hingga menutupi kedua telapak kakinya. Hal ini terjadi karena kebaikan pribadinya."
Hal serupa diriwayatkan oleh Imam Bukhari dari Rasulullah SAW bahwa jika Khidir duduk di atas tumpukan jerami yang telah kering, maka jerami tersebut akan menjadi hijau kembali. Bukan main kepribadian yang beliau miliki ini. Wallahu A'lam..
Label:
kisah nabi
18.20
malaikat pemikul arsy
Hamalat al-‘Arsy
Para malaikat pemikul ' Arsy terkenal dengan nama Hamalat al-‘Arsy ( Arab : حملة العرش ) berjumlah empat malaikat, setelah kiamat akan bertambah menjadi delapan malaikat yaitu; Israfil , Mikail , Jibril , Izrail dan Hamalat al-‘Arsy . Didalam Al-Qur'an juga disebutkan para malaikat ini, dalam surah Al Haqqah 69ayat 17:"Dan malaikat-malaikat berada di penjuru-penjuru langit. Dan pada hari itu delapan orang malaikat menjunjung Arasy Tuhanmu di atas (kepala) mereka. (Al Haqqah, 69:17)”
Wujud Hamalat al-‘Arsy
Berdasarkan hadits diriwayatkan oleh Abu Dawud dari seorang sahabat Jabir bin Abdillah , wujud para malaikat pemikul singgahsana Allah sangatlah besar dan jarak antara pundak malaikat tersebut dengan telinganya sejauh perjalanan burung terbang selama 700 tahun. Dikatakan pula dalam hadits, bahwa Hamalat al-'Arsy memiliki sayap lebih besar dan banyak dibandingkan dengan Jibril dan Israfil .
Dikatakan bahwa Hamalat al-'Arsy memiliki sayap sejumlah 2400 sayap dimana satu sayapnya menyamai 1200 sayap Israfil, sedangkan Israfil mempunyai 1200 sayap, dimana satu sayapnya menyamai 600 sayap Jibril. Sedangkan Syeikh Muhammad Nawawi bin Umar bin 'Arabi Al-Jawi Al-Bantani , seorang wali besar dari tanah Jawa , mengatakan bahwa,"Mereka adalah tingkatan tertinggi para Malaikat dan Malaikat yang pertama kali diciptakan, dan mereka berada di dunia sebanyak 4 malaikat, pada saat qiyamat akan berjumlah 8 malaikat dengan bentuk kambing hutan. Jarak antara telapak kakinya sampai lututnya sejauh perjalanan 70 tahun burung yang terbang paling cepat. Adapun sifat dari 'Arsy, dikatakan bahwa bahwa 'Arsy adalah permata berwarna hijau dan 'Arsy adalah makhluk yang paling besar dalam penciptaan. Dan setiap harinya 'Arsy dihiasi dengan 1000 warna daripada cahaya, tidak ada satu makhlukpun dari makhluk Allah ta'ala yang sanggup memandangnya.. Dan segala sesuatu seluruhnya di dalam 'Arsy seperti lingkaran ditanah lapang...Dikatakan sesungguhnya 'Arsy merupakan kiblat para penduduk langit.. sebagaimana Ka'bah sebagai kiblat penduduk bumi..."
Label:
malaikat

.jpg)






